

Saat mendengar kata hidrosefalus, yang tergambar di benak kita adalah seorang anak dengan kepala yang besar, melebihi batas normal. Apa Hidrosefalus itu ?
CAIRAN OTAK BERLEBIHAN
Dalam keadaan normal, cairan otak dibentuk didalam rongga ventrikel didalam otak. Cairan otak ini kemudian mengalir tertentu arahnya, di beberapa tempat melalui jalan yang sempit, dan akhirnya keluar didaerah otak kecil dibelakang kepala. Dari sini, cairan otak akan mengalir keseluruh permukaan otak dan sumsum tulang belakang. Akhirnya, cairan otak akan diserap kembali dirongga bawah selaput otak dan masuk kembali kedalam pembuluh darah balik otak.
DUA JENIS
Ada dua jenis hidrosefalus yaitu hidroefalus komunikans dan hidrosefalus tersumbat atau non komunikans. Hidrosefalus komunikans disebabkan oleh penyerapan cairan otak yang tidak memadai ditempat penyerapannya. Penyebabnya bisa kelainan bawaan atau akibat adanya perdarahan dibawah selaput otak. Sedangkan hidrosefalus non komunikans terjadi karena ada penyumbatan ditempat tertentu dalam otak, yaitu dijalan sempit yang dilalui cairan otak waktu mengalir keluar dari rongga vertikel otak.
GEJALA
Gejala hidrosefalus tergantung penyebab dan usia anak. Kalau penyebabnya kalainan bawaan, gejalanya sudah muncul pada waktu lahir atau pada masa bayi. Jika gejala timbul pada masa bayi, tanpa pertumbuhan lingkar kepala yang cepat membesar, gejala yang timbul adalah bayi sulit menerima makanan, mudah menangis, muntah, dan perkembangannya terlambat. Kemudian ubun-ubun menonjol dan tegang. Apabila hidroefalus terjadi setelah penderita berusia lebih dari 2 tahun, pembesaran kepala sudah tidak jelas lagi.
PEMERIKSAAN DAN PENGOBATAN
Anak harus segera dibawa kerumah sakit. Lalu akan dilakukan pemeriksaan rongen terhadap kepala dan organ lain. Sedangkan pengobatan tergantung kepada kelainan yang ada secara perorangan, dan keadaan pada saat penderita dibawa berobat. namun bila sudah terlambat, apapun tindakan yang dilakukan tidak akan ada manfaatnya, sebab sudah terjadi kerusakan otak yang menetap. Tindakan yang sering dilakukan adalah pembedahan. Sebenarnya ada obat yang dapat mengurangi produksi cairan otak, tapi obat ini hanya bisa mengatasi perkembangan hidrosefalus yang amat perlahan.
LANGKAH-LANGKAH PENCEGAHAN
Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai usaha untuk mencegah hidrosefalus :
1. Sebelum dan selama hamil, usahakan ibu dalam kondisi sehat, tidak terserang virus seperti toksoplasma dan sebagainya.
2. Usahakan agar persalinan berlangsung lancar dan baik sehingga tidak menimbulkan pendarahan dalam kepala anak.
3. Usahakan anak lahir dengan berat badan yang sesuai dengan masa kehamilan.
4. Usahakan agar anak lahir normal tidak sampai menderita radang selaput otak yang disebabkan ole bakteri, kuman TBC, atau virus.
1 komentar:
makasih y atas artikelnya, sebelumnya aq kesulitan mencari artikel tentang hidrosefalus untuk tugas kuliah.. Tapi tolong artikelnya ditambakan dengan artikel lainnya dan up tu date, trims....sukses untuk izwan y......
BERIKAN KOMENTAR ANDA